http://ngada.org
Lembaran NegaraDaftar Peraturan meliputi a.l. UU, Perpu, PP, Perpres, Keppres, Inpres, PBI, PBPK, dan POJKBerita NegaraDaftar Peraturan dalam Berita Negara Pengundangan meliputi peraturan dari menteri, kepala/ketua badan/instansi atau lembaga yang setingkatTabel LNTabel ini memuat peraturan yang dikeluarkan sejak thn 1945Tabel BNTabel ini memuat daftar nama instansi atau lembaga dan tahun penerbitan sejak thn 2007UU ke MKDaftar dari UU yg sudah  diubah atau dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi (mulai thn 2003)Peraturan ke MADaftar peraturan di bawah UU yg sudah  diubah atau dibatalkan oleh Mahkamah Agung (dan juga UU sebelum thn 2003)

(nb. akan ditambah secara bertahap)
ProlegnasProgram Legislatif Nasional
Daftar Prolegnas 5 tahunan yang telah disahkan oleh DPR serta perubahannya
Peraturan JepangDaftar peraturan (setingkat UU) yang pernah dikeluarkan oleh pemerintah kolonial Jepang pada thn 1942 s/d 1945Pencarian GooglePencarian melalui Goggle hanya utk situs ini (Google Site Search), jika menginginkan cara pencarian yang lain
Lembaran Negara • Berita Negara • Tabel LN • Tabel BN • UU ke MK • Peraturan ke MA • Prolegnas • Peraturan Jepang • Pencarian Google •  Home

Cerita hari ini - (11)

Pada suatu hari, Tuhan menyamar menjadi seorang pengusaha. Di dalam perjalanan, ia bertemu dengan dua orang pelancong. Yang seorang bernama Rakus, sedangkan yang lainnya bernama Iri. Ketika mereka akan berpisah, si pengusaha berkata kepada keduanya: "sebelum kita berpisah, saya ingin memberikan hadiah kepada kalian berdua. Kalian boleh minta apa saja. Siapa yang pertama kali menyampaikan permintaan akan langsung mendapat hadiahnya. Namun, orang yang kedua akan mendapatkan dua kali dari apa yang didapat oleh orang pertama. Jadi, kalau orang yang pertama minta satu mobil, maka orang yang kedua akan mendapat dua mobil."
Kedua orang tersebut sangat senang dengan tawaran yang menarik itu. Sayangnya, masing-masing menunggu siapa yang akan mulai. Rakus berharap bahwa Iri akan lebih dulu meminta sehingga dia bisa mendapat dua kali lipat. Sebaliknya, Iri ingin supaya Rakus yang lebih dulu meminta supaya ia yang mendapat dua kali lipat. Setelah menunggu dan menunggu, ternyata tidak ada yang mau mulai. Akhirnya, Rakus mendesak dan mengancam Iri untuk segera menyampaikan permintaan. "Baiklah," kata Iri, "saya minta supaya satu mata saya menjadi buta." Pada saat itu juga, satu matanya menjadi buta. Dan pada saat yang sama itu juga kedua mata Rakus menjadi buta.

Kedua orang itu menjadi korban kerakusan dan iri hatinya sendiri. Sifat rakus dan iri hari sering melekat dalam hati manusia dan telah menimbulkan banyak persoalan dalam kehidupan manusia.


[tulis] » komentar « [baca]