Panitia Nasional terdiri atas Pengarah dan penanggung Jawab Bidang Substansi, penanggung Jawab Bidang Pelaksana Konferensi Tingkat Tinggi, penanggung Jawab Bidang Media dan Hubungan Masyarakat, serta Penanggung Jawab Bidang Pengamanan.

Pasal 4
(1)Susunan Pengarah terdiri atas:
a.Presiden Republik Indonesia;
b.Wakil Presiden Republik Indonesia;
c.Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan; dan
d.Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
(2)Pengarah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bertugas memberikan arahan, saran, dan pertimbangan kepada Penanggung Jawab Bidang Substansi, Penanggung Jawab Bidang pelaksana Konferensi Tingkat Tinggi, Penanggung Jawab Bidang Media dan Hubungan Masyarakat, dan Penanggung Jawab Bidang Pengamanan.

(1)Penanggung Jawab Bidang Substansi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 mempunyai tugas:
a.merencanakan, menyiapkan, mengoordinasikan dan melaksanakan kegiatan Bidang Substansi dalam mendukung penyelenggaraan rangkaian kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Ke-5 Organisasi Kerja Sama Islam Tahun 2016;
b.menyusun dan menyiapkan rencana anggaran Bidang Substansi dalam mendukung penyelenggaraan rangkaian kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Ke-5 OrganiSasi Keda Sama Islam Tahun 2016;
c.melakukan koordinasi dan komunikasi dengan negara-negara dan organisasi internasional peserta rangkaian kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Ke-5 Organisasi Kerja Sama Islam Tahun 2016;
d.melaksanakan tugas-tugas Bidang Substansi yang ditetapkan oleh Pengarah Panitia Nasional; dan
e.menyampaikan laporan persiapan dan pelaksanaan kegiatan Bidang Substansi dalam mendukung penyelenggaraan rangkaian kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Ke-5 Organisasi Kerja Sama Islam Tahun 2016 kepada Pengarah panitia Nasional.
(2)Penanggung Jawab Bidang Substansi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) didukung oleh Tim Asistensi, Sekretaris, dan Anggota.
(3)Susunan keanggotaan dan tugas Tim Asistensi, Sekretaris, dan Anggota sebagaimana dimaksud pada ayat (2) tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan presiden ini.

Pasal 7
(1)Penanggung Jawab Bidang pelaksana Konferensi Tingkat Tinggi sebagaimana dimaksud dalam pasal 5 mempunyai tugas:
a.merencanakan, menyiapkan, mengoordinasikan, dan melaksanakan kegiatan Bidang Pelaksana Konferensi Tingkat Tinggi dalam mendukung penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Ke-5 Organisasi Kerja Sama Islam Tahun 2016;
b.menyusun dan menyiapkan rencana anggaran Bidang Pelaksana Konferensi Tingkat Tinggi dalam mendukung penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Ke-5 Organisasi Kerja Sama Islam Tahun 2016;
c.melaksanakan tugas-tugas Bidang Pelaksana Konferensi Tingkat Tinggi yang ditetapkan oleh Pengarah Panitia Nasional; dan
d.menyampaikan laporan persiapan dan pelaksanaan kegiatan Bidang Pelaksana Konferensi Tingkat Tinggi dalam penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Ke-5 Organisasi Kerja Sama Islam Tahun 2016 kepada Pengarah Panitia Nasional.
(2)Penanggung Jawab Bidang Pelaksana Konferensi Tingkat Tinggi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) didukung oleh Tim Asistensi, Sekretaris, dan Anggota.
(3)Susunan keanggotaan dan tugas Tim Asistensi, Sekretaris, dan Anggota sebagaimana dimaksud pada ayat (2) tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Presiden ini.

Pasal 8
(1)Penanggung Jawab Bidang Media dan Hubungan Masyarakat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 mempunyai tugas:
a.merencanakan, menyiapkan, mengoordinasikan, dan melaksanakan kegiatan Bidang Media dan Hubungan Masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan rangkaian kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Ke-5 Organisasi Kerja Sama Islam Tahun 2016;
b.menyusun dan menyiapkan rencana anggaran Bidang Media dan Hubungan Masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan rangkaian kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Ke-5 Organisasi Kerja Sama Islam Tahun 2016;
c.melaksanakan tugas-tugas Bidang Media dan Hubungan Masyarakat yang ditetapkan oleh Pengarah Panitia Nasional; dan
d.menyampaikan laporan persiapan dan pelaksanaan kegiatan Bidang Media dan Hubungan Masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan rangkaian kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Ke-5 Organisasi Kerja Sama Islam Tahun 2016 kepada Pengarah Panitia Nasional.
(2)Penanggung Jawab Bidang Media dan Hubungan Masyarakat sebagaimana dimaksud pada ayat (l) didukung oleh Anggota.
(3)Susunan dan tugas Anggota sebagaimana dimaksud pada ayat (21 tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Presiden ini.

Panitia Nasional dalam melaksanakan tugasnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 melakukan kerja sama dan/atau koordinasi dengan Kementerian/Lembaga Pemerintah Non Kementerian, instansi pemerintah baik pusat maupun daerah, swasta, serta pihak lain yang dianggap perlu.

Pasal 11
(1)Kementerian/Lembaga Pemerintah Non Kementerian, dan instansi pemerintah baik pusat maupun daerah yang masuk ke dalam keanggotaan Panitia Nasional dapat membentuk panitia pelaksana yang ditetapkan oleh pimpinan Kementerian/Lembaga Pemerintah Non Kementerian, dan instansi pemerintah baik pusat maupun daerah.
(2)Panitia pelaksana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bertugas untuk mendukung Panitia Nasional sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Jakarta
Pada tanggal 12 Februari 2016
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

JOKO WIDODO


LAMPIRAN

SUSUNAN KEANGGOTAAN DAN TUGAS
BIDANG SUBSTANSI, BIDANG PELAKSANA KONFERENSI TINGKAT TINGGI,
BIDANG MEDIA DAN HUBUNGAN MASYARAKAT, DAN BIDANG PENGAMANAN
PANITIA NASIONAL PENYELENGGARA KONFERENSI TINGKAT TINGGI LUAR BIASA KE-5 ORGANISASI KERJA SAMA ISLAM TAHUN 2016


  • Bidang Substansi
    • Susunan Keanggotaan
      • Tim Asistensi terdiri atas:
        • N. Hassan Wirajuda; dan
        • Alwi Shihab.
      • Sekretaris: Direktur Jenderal Multilateral, Kementerian Luar Negeri.
      • Anggota terdiri atas:
        • Deputi Bidang Politik Luar Negeri, Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan;
        • Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan;
        • Sekretaris Jenderal, Kementerian Agama;
        • Deputi Bidang Politik, Hukum, Pertahanan, dan Keamanan, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional;
        • Deputi Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Sekretariat Kabinet;
        • Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pemerintahan, Sekretariat Wakil Presiden;
        • Johan Budi Sapto Prabowo, Staf Khusus presiden;
        • Sukardi Rinakit, Staf Khusus Presiden; dan
        • AAGN Ari Dwipayana, Staf Khusus Presiden.
    • Tugas
      • Tugas Tim Asistensi meliputi:
        • memberikan masukan kepada Penanggung Jawab Bidang Substansi untuk merencanakan, menyiapkan, mengoordinasikan, dan melaksanakan kegiatan Bidang Substansi dalam mendukung penyelenggaraan rangkaian kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Ke-5 Organisasi Kerja Sama Isiam Tahun 2016;
        • mendukung koordinasi dan komunikasi dengan negara-negara dan organisasi internasional peserta rangkaian kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Ke-5 Organisasi Kerja Sama Islam Tahun 2016;
        • memberikan masukan kepada penanggung Jawab Bidang Substansi untuk melaksanakan tugas-tugas yang ditetapkan oleh Pengarah Panitia Nasional; dan
        • mendukung Penanggung Jawab Bidang Substansi dalam penyiapan laporan persiapan dan pelaksanaan kegiatan Bidang Substansi dalam mendukung penyelenggaraan rangkaian kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Ke-5 Organisasi Kerja Sama Islam Tahun 2016 kepada Pengarah Panitia Nasional.
      • Tugas Sekretaris meliputi:
        • merumuskan dan mengusulkan tema serta prioritas Indonesia pada Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Ke-5 Organisasi Kerja Sama Islam Tahun 2016;
        • menyiapkan dan mengoordinasikan konsep bahan masukan substansi rangkaian kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Ke-5 Organisasi Kerja Sama Islam Tahun 2016;
        • menyiapkan dan mengoordinasikan dokumen akhir pada Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Ke-5 Organisasi Kerja Sama Islam Tahun 2016; dan
        • melaporkan hasil-hasil Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Ke-5 Organisasi Kerja Sama Islam Tahun 2016 kepada Penanggung Jawab Bidang Substansi.
      • Tugas Anggota meliputi:
        • membantu Sekretaris dalam merumuskan tema serta prioritas Indonesia pada Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Ke-5 Organisasi Kerja Sama Islam Tahun 2016,
        • membantu Sekretaris daiam menyiapkan dan mengoordinasikan konsep bahan masukan substansi rangkaian kegiatan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Ke-5 Organisasi Kerja Sama Islam Tahun 2016;
        • membantu Sekretaris dalam menyiapkan dan mengoordinasikan dokumen akhir pada Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Ke-5 Organisasi Kerja Sama Islam Tahun 2016; dan
        • melaporkan hasil-hasil Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Ke-5 Organisasi Kerja Sama Islam Tahun 2016 kepada Penanggung Jawab Bidang Substansi.
  • Bidang Pelaksana Konferensi Tingkat Tinggi
    • Susunan Keanggotaan
      • Tim Asistensi terdiri atas:
        • Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah;
        • Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan;
        • Deputi Bidang Hukum dan Perundang-undangan, Kementerian Sekretariat Negara;
        • Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara Bidang Tata Kelola Pemerintahan;
        • Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara Bidang Hukum; dan
        • Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara Bidang Komunikasi Politik.
      • Sekretaris
        • Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara;
        • Sekretaris II: Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri.
      • Anggota terdiri atas:
        • Kepala Sekretariat Presiden;
        • Deputi Kepala Sekretariat Presiden Bidang Protokol, Pers, dan Media, Kementerian Sekretariat Negara;
        • Deputi Kepala Sekretariat Presiden Bidang Administrasi dan Pengelolaan Istana, Kementerian Sekretariat Negara;
        • Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler, Kementerian Luar Negeri;
        • Inspektur Jenderal, Kementerian Luar Negeri;
        • Direktur Jenderal Imigrasi, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia;
        • Direktur Jenderal Anggaran, Kementerian Keuangan;
        • Direktur Jenderal Bea dan cukai, Kementerian Keuangan;
        • Direktur Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan;
        • Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan;
        • Direktur Jenderal perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan;
        • Sekretaris Jenderal, Kementerian Kesehatan;
        • Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan;
        • Sekretaris Jenderal, Kementerian Pariwisata;
        • Deputi Bidang Dukungan Kerja Kabinet, Sekretariat Kabinet; dan
        • Sekretaris Daerah Pemerintah provinsi DKI Jakarta.
    • Tugas
      • Tugas Tim Asistensi meliputi:
        • memberikan masukan kepada Penanggung Jawab Bidang Pelaksana Konferensi Tingkat Tinggi untuk merencanakan, menyiapkan, mengoordinasikan, dan melaksanakan kegiatan Bidang Pelaksana Konferensi Tingkat Tinggi dalam mendukung penyelenggaraan rangkaian kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Ke-5 Organisasi Kerja Sama Islam Tahun 2016;
        • melakukan koordinasi dan kerja sama dengan Kementerian/Lembaga Pemerintah Non Kementerian, instansi pemerintah lainnya, dan pihak lain yang dianggap perlu;
        • memberikan masukan kepada penanggung Jawab Bidang Pelaksana Konferensi Tingkat Tinggi untuk melaksanakan tugas-tugas yang ditetapkan oleh pengarah panitia Nasional; dan
        • membantu kegiatan Bidang pelaksana Konferensi Tingkat Tinggi dalam mendukung penyelenggaraan rangkaian kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Ke-5 Organisasi Kerja Sama Islam Tahun 2016 kepada Pengarah Panitia Nasional.
      • Tugas Sekretaris I meliputi:
        • mengoordinasikan pengaturan administratif kepanitiaan, akomodasi, logistik, protokol dan konsuler, acara dan persidangan, pengamanan, transportasi, kesehatan, infrastruktur, dan keuangan terkait penerimaan Kepala Negara/Pemerintahan pada Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Ke-5 Organisasi Kerja Sama Islam Tahun 2016;
        • mengoordinasikan perencanaan, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban seluruh kegiatan administrasi dan keuangan terkait penerimaan Kepala Negara/Pemerintahan pada Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Ke-5 Organisasi Kerja Sama Islam Tahun 2016; dan
        • melakukan keda sama dengan Sekretaris II untuk mengoordinasikan laporan persiapan dan pelaksanaan daiam mendukung penyelenggaraan rangkaian kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Ke-5 Organisasi Kerja Sama Islam Tahun 2016 kepada Penanggung Jawab Bidang Pelaksana Konferensi Tingkat Tinggi, dengan memperhatikan pertimbangan Tim Asistensi Bidang Pelaksana Konferensi Tingkat Tinggi.
      • Tugas Sekretaris II meliputi:
        • mengoordinasikan pengaturan administratif kepanitiaan, akomodasi, logistik, protokol dan konsuler, acara dan persidangan, pengamanan, transportasi, kesehatan, infrastruktur, dan keuangan dalam mendukung penyelenggaraan rangkaian kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Ke-5 Organisasi Kerja Sama Islam Tahun 2016;
        • mengoordinasikan perencanaan, pelaksanaan, dan pertanggungiawaban seluruh kegiatan administrasi dan keuangan terkait Konferensi Tingkat Pejabat Tinggi dan Konferensi Tingkat Menteri sebagai rangkaian kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Ke-5 Organisasi Kerja Sama Islam Tahun 2016; dan
        • melakukan kerja sama dengan Sekretaris I untuk mengoordinasikan laporan persiapan dan pelaksanaan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Ke-5 Organisasi Kerja Sama Islam Tahun 2016 kepada Penanggung Jawab Bidang Pelaksana Konferensi Tingkat Tinggi, dengan memperhatikan pertimbangan Tim Asistensi Bidang Pelaksana Konferensi Tingkat Tinggi.
      • Tugas Anggota meliputi:
        • memberikan dukungan pelaksanaan tugas Ketua Bidang Pelaksana Konferensi Tingkat Tinggi terkait dengan pengaturan kepanitiaan, akomodasi, logistik, protokol dan konsuler, acara dan persidangan, pengamanan, transportasi, infrastruktur, kesehatan, dan keuangan pada Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Ke-5 Organisasi Kerja Sama Islam Tahun 2016;
        • melaporkan pelaksanaan tugas-tugasnya kepada Penanggung Jawab Bidang pelaksana Konferensi Tingkat Tinggi; dan
        • menyampaikan laporan persiapan dan pelaksanaan:
          1)penerimaan Kepaia Negara/Pemerintahan pada Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Ke-5 Organisasi Kerja sama Islam Tahun 2016 kepada Sekretaris I;
          2)kegiatan dalam mendukung penyelenggaraan rangkaian kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Ke-5 Organisasi Kerja Sama Isram Tahun 2016 kepada Sekretaris II.
  • Bidang Media dan Hubungan Masyarakat
    • Keanggotaan terdiri atas:
      • Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika;
      • Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik, Kementerian Luar Negeri; dan
      • Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif.
    • Tugas Anggota meliputi:
      • merencanakan langkah-langkah operasional di bidang media, hubungan masyarakat, dan dokumentasi, dengan memperhatikan kebutuhan Penanggung Jawab Bidang Substansi dan Penanggung Jawab Bidang Pelaksana Konferensi Tingkat Tinggi;
      • membuat, mempersiapkan dan mengoperasikan media center yang mendukung penyelenggaraan rangkaian kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Ke-5 Organisasi Kerja Sama Islam Tahun 2016;
      • mempersiapkan dan mengelola situs (website) resmi Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Ke-5 Organisasi Kerja Sama Islam Tahun 2016;
      • menyediakan pelayanan informasi dan komunikasi kepada media dan masyarakat dengan memberikan fasilitasi berupa jumpa pers, siaran pers, pertemuan, dan bentuk fasilitasi lainnya; dan
      • mengoordinasikan dan melaksanakan kegiatan publikasi dan dokumentasi rangkaian kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Ke-5 Organisasi Kerja Sama Islam Tahun 2016 kepada masyarakat umum dan dunia internasional.
  • Bidang Pengamanan
    • Keanggotaan terdiri atas:
      • Kepala Staf Umum Tentara Nasional Indonesia, Markas Besar Tentara Nasional Indonesia;
      • wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia;
      • Kepala Badan Intelijen Strategis Tentara Nasional Indonesia, Markas Besar Tentara Nasional Indonesia;
      • Sekretaris Militer Presiden, Kementerian Sekretariat Negara;
      • Deputi Bidang Intelijen Dalam Negeri, Badan Intelijen Negara;
      • Komandan Pasukan pengamanan presiden;
      • Panglima Komando Daerah Militer Jaya; dan
      • Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya.
    • Tugas.Anggota meliputi:
      • merencanakan dan melaksanakan langkah-langkah operasional di bidang pengamanan dengan memperhatikan arahan Penanggung Jawab Bidang Pengamanan;
      • memberikan dukungan dan fasilitasi pengamanan serta kesiapsiagaan terhadap ancaman pada penyelenggaraan rangkaian kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Ke-5 Organisasi Kerja Sama Islam Tahun 2016, termasuk memonitor pengerahan dan pengendalian satuan tim pengamanan;
      • mengoordinasikan dan melakukan kerja sama pengamanan antar-kementerian, lembaga, pemerintah daerah, pers dan masyarakat demi kelancaran penyelenggaraan rangkaiagr kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Ke-5 Organisasi Kerja Sama Islam Tahun 2016; dan
      • mengoordinasikan pengamanan tamu very very important person dan very important person sebelum, selama, dan sesudah penyelenggaraan rangkaian kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Ke-5 Organisasi Kerja Sama Islam Tahun 2016.


[tulis] » komentar « [baca]